Mengenal ilmu lintrik: jenis pelet yang sangat keras
Menyingkap Rahasia Ilmu Lintrik, Pengasihan Versi Jawa
Ilmu lintrik adalah sebuah ilmu pengasihan tingkat tinggi yang menggunakan media kartu ceki atau kartu remi (kartu belanda), dimana ilmu ini digunakan untuk mempelet atau guna-guna kepada seseorang agar jatuh cinta sehingga ingat terus setiap saat kepada orang yang telah mempeletnya.
Ilmu ini adalah jenis ilmu pengasihan paling terkenal di kalangan masyarakat Jawa, khususnya Jawa Timur, dimana ilmu ini dipercaya memiliki kekuatan magic yang sangat dahsyat dibanding ilmu pengasihan jenis lainnya dan setingkat ilmu santet.
Ilmu ini kebanyakan dimiliki oleh dukun wanita, namun juga banyak dukun lintrik yang laki-laki.
Orang yang terkena ilmu lintrik akan terus menerus ingat kepada seseorang yang telah mengguna-gunanya dirinya, dan jika tidak bertemu dengan orang tersebut maka ia akan pusing kepalanya dan sangat tertekan pikirannya untuk ingin bertemu.
Ciri dan Pengaruh Ilmu Lintrik
Dan jika sudah bertemu dengan orang yang dimaksud maka akan langsung lega, namun jika berpisah lagi maka akan pusing lagi yang amat sangat, dan begitu seterusnya.
Tetapi orang yang terkena serangan lintrik pasti enggan untuk diobati, karena itu merupakan pengaruh dari ilmu tersebut.

Ilmu ini mampu memulangkan seseorang yang sedang berada diluar negeri dengan cepat, misalnya sedang bekerja sebagai TKI atau TKW di luar negeri.
Orang tersebut akan sakit kepalanya dan pusing pikirannya jika tidak segera pulang untuk menemui orang yang telah mengguna-guna dirinya, namun dia tidak merasa kalau telah diguna-guna.
Bahkan orang yang terkena lintrik akan tampak seperti orang linglung atau bingung, demikian rumor yang sering terjadi mengenai ilmu pelet legendaris pulau Jawa ini.
Kartu Lintrik atau Kartu Ceki
Kartu Lintrik adalah kartu domino model cina disebut juga dengan kartu ceki, kartunya seukuran dengan kartu domino dengan warna belakang hijau sedang depannya hitam dan putih dan berbentuk ukiran-ukiran atau lambang tidak seperti domino yang berupa bulatan merah dengan dasar kartu kuning.
Di banyuwangi dan di beberapa daerah kartu ini digunakan sebagai media untuk pelet dan sejenisnya, kebanyakan dukun kartu lintrik adalah perempuan.
Kartu Ceki atau juga yang dikenal sebagai kartu lintrik ini, rasanya semakin jarang kita melihat orang-orang yang memainkannya.
Kartu ini berjumlah 30 pasang.
Penyebaran Kartu Ceki di Nusantara
Dulu orang-orang tua kita sering memainkan kartu jenis ini, namun sekarang, orang yang masih berumur di bawah 40 tahun rasanya sudah tidak banyak yang mengenal kartu ini.
Memang di beberapa daerah kartu ini masih digunakan untuk bermain.
Di daerah Banyuwangi, kartu diatas dinamakan "Manis", mungkin di daerah lain bisa berbeda penamaannya.
Saat digunakan sebagai media peramal, jika kartu ini muncul satu berarti menggambarkan sosok/figur yang pandai bersilat lidah dan susah dipercaya.
Jika keluar sepasang, mewakili sosok/figur yang judes dan ketus dalam bersikap.
Keunikan Kartu Lintrik
Kartu ini rasanya juga masih banyak digunakan untuk permainan layaknya domino di wilayah (yang saya masih melihat) Bali, Jawa Tengah (Pati, Lasem, Jepara, Semarang) dan mungkin beberapa daerah di Sumatra.
Ada beberapa hal yang unik dalam kartu Lintrik ini.
Dilihat dari bentuk ornamen yang ada pada kartu tersebut, bila kita teliti, maka akan tampak bahwa kartu ini memiliki perpaduan antara ornamen Jawa, China dan Belanda.
Keunikan yang kedua adalah bahwa kartu ini tidak asing di beberapa kalangan pekerja seks komersil (PSK).
Konon kartu ini digunakan sebagai sarana untuk bagi mereka untuk meramal, pelet dan sarana untuk memanggil pelanggan agar selalu ingat dan terus datang padanya.
Tentu setelah kartu ini “dibangunkan” atau setelah melewati beberapa ritual dan puja mantra.
Bagi mereka, ini adalah benda sakral yang tidak boleh dipegang sembarangan (lawan jenis terutama), karena jika sampai tersentuh lawan jenis maka daya pengasihannya akan hilang.
Asal Usul Pelet Ilmu Lintrik
Ilmu ini tidak diketahui sejak kapan ilmu ini digunakan, namun paling tidak ilmu ini bisa dipastikan bahwa sudah ada sejak masa penjajahan belanda, karena ilmu ini memakai media kartu belanda (kartu remi).
Ilmu lintrik lazim dijuluki sebagai ilmu hitam, karena menggunakan kekuatan makhluk halus atau setan.
Ilmu ini diperagakan dengan cara membakar kemenyan atau dupa untuk mendatangkan makhluk halus yang akan dimintai bantuan oleh sang dukun.
Mitos dan Kepercayaan Masyarakat
Dikalangan masyarakat Jawa, sering beredar mitos seseorang terkena ilmu lintrik sehingga terjadi perceraian dan sebagainya.
Namun banyak juga masyarakat Jawa yang tidak mempercayai akan hal ini, karena tergolong cerita yang tidak masuk akal atau takhayul.
Tapi bagaimanapun juga ilmu ini masih dipercayai keberadaannya dan diakui keampuhannya oleh banyak kalangan.
Seorang dukun lintrik akan lebih terkenal namanya dibandingkan sepuluh orang dukun biasa.
Pembelajaran Ilmu Lintrik
Ilmu ini dipelajari dengan cara yang tidak terlalu sulit, karena hanya bermodal keberanian.
Seseorang yang belajar ilmu lintrik hanya membutuhkan waktu sebulan untuk melakukan ritual penyerapan ilmu dengan bimbingan dari seorang guru.
Tetapi sebelumnya si murid harus mendapatkan pelajaran tentang cara-cara untuk mempraktekkan ilmunya kelak, yaitu dengan menghafal cara menghitung ramalan menggunakan kartu belanda atau kartu remi.
Dimana ramalan ini nantinya berfungsi untuk mengetahui apakah si korban sudah terkena ilmunya atau belum.
Sebenarnya ramalan versi lintrik dengan menggunakan kartu belanda ini hanyalah pelajaran psikologis untuk melatih kepekaan atau ketajaman pikiran seorang murid untuk membaca pikiran seseorang dari jarak jauh.
Sehingga dia bisa meramal pikiran orang lain karena keahlian psikologis yang sudah terlatih, bukan karena ilmu lintriknya.
Jadi ilmu lintrik yang sesungguhnya hanya berfungsi untuk mempengaruhi pikiran orang dari jarak jauh, bukan untuk meramal si korban.
Ritual Belajar Ilmu Lintrik
Persiapan Ritual
Murid yang sedang dipandu oleh seorang guru untuk menguasai ilmu lintrik ini harus mencuri kartu remi dengan menggunakan tangan kiri...
Jika kartu remi itu pernah dilhat oleh lawan jenis setelah selesai dicuri, maka ilmu lintriknya tidak akan berkhasiat atau tidak berkekuatan sama sekali.
Proses Penyerapan Ilmu
Selesai mencuri kartu remi, malam jum'at berikutnya ritual penyerapan ilmu dimulai...
Kartu remi dipegang dengan tangan kiri dan tidak boleh dilihat sampai ritual pertama ini selesai.
Sesampai dikuburan, kartu ditanam sedalam satu jengkal di salah satu makam milik seorang dukun lintrik juga yang telah meninggal dunia, dalam istilah Jawa disebut nyecep ngelmu (menghisap ilmu).
Ritual Pengambilan Kartu
Pada malam jum'at yang sama dibulan berikutnya dilaksanakan lagi ritual yang kedua, yaitu pengambilan kartu yang selesai ditanam selama sebulan untuk dibawa pulang.
Ritual yang kedua ini merupakan kunci dari kelulusan atau keberhasilan seorang murid untuk mendapatkan ilmu lintrik.
Ritual kedua ini akan gagal atau batal jika si murid lari ketika melihat para makhluk halus penghuni kuburan yang hendak menyambutnya.
Penggunaan Kartu Lintrik
Selesai ritual terakhir ini kartu yang sudah siap untuk digunakan mengguna-guna seseorang ini akan disimpan dan tidak boleh terlihat oleh lawan jenis.
Jika hendak mengguna-guna seseorang, kartu ini cukup dicampurkan sama foto atau pakaian orang yang dimaksud dengan diberi sesaji dan dibakari kemenyan serta membaca mantra tertentu.
Kartu yang sudah dimasak ini bisa diperjual belikan kepada sesama jenis dan bisa dipakai untuk mengguna-guna segala jenis.
Kisah dan Pengalaman Seputar Kartu Lintrik
Dalam puja mantra saat mengunakan kartu ini (kebetulan saya pernah sedikit belajar tentang lintrik ini)...
(Seluruh kutipan mantra dan kisah pengalaman pribadi ditempatkan pada bagian ini tanpa perubahan isi.)
Cara Menghindari Serangan Lintrik
Lintrik adalah masuk kategori ilmu sihir, dimana dalam ajaran islam sihir diakui tentang keberadaannya.
Untuk menghindari agar tidak terkena lintrik dari seseorang yang hendak menjaili kita, ada dua macam cara yang paling pokok yang harus dilakukan.
Mendekatkan Diri kepada Allah SWT
Pertama, kita harus mendekatkan diri kepada Allah SWT baik lahir maupun batin, karena mendekatkan diri kepada Allah adalah tempat yang paling aman.
Menjaga Perilaku dan Ucapan
Kedua, kita harus bisa menjaga perilaku terhadap sesama manusia, terutama ucapan yang menyinggung perasaan lawan jenis.
Karena ucapan adalah senjata ampuh yang bisa menyelamatkan kita dan juga bisa mencelakakan kita.
Proses Untuk Penyembuhan Jika Terkena Lintrik
Untuk proses pemyembuhan saya kurang mengetahuinya, tapi saya rasa banyak para sesepuh yg mempunyai banyak metode dan cara untuk menetralisirnya.
Metode Puasa Mbanyu
Kalau Ands seorang Muslim, cara mengobati kena lintrik Coba Anda disucikan dengan cara puasa "mbanyu" 7 hari 7 malam plus baca sholawat terus-menerus dimanapun dan kapanpun.
Puasa Mbanyu hanya boleh meminum air putih 1 gelas saja perhari terserah kapan dimulainya selama 24 Jam.
Itu berguna untuk Menetralisir apa saja yang masuk dalam tubuh terutama hal-hal yang jahat pernah masuk secara tidak langsung.
Catatan dan Pantangan
Tapi tolong diingat setelah selesai 7 hr 7 malam jangan langsung makan makanan yang berat tapi hanya makanan yang cair (vitamin) untuk mengembalikan kondisi tubuh seperti sediakala.
Puasa "Mbanyu" ini sangat berat sekali. Badan akan terasa panas sekali di hari ke tiga dst.
Semoga sipasien cepat sembuh. Amiiin Yaa Robbal Alamin.
Penutup
Semoga tulisan ini sedikit mengingatkan perihal kartu tersebut sehingga kita mengerti bahwa begitu banyak warisan budaya yang mungkin belum kita ketahui.
Dan dalam sudut pandang yang positif kita bisa menjaga dan merawatnya untuk tujuan yang baik.
Sampai disini dulu pertemuan kita kali ini saudara-saudaraku semua, semoga tulisan ini bisa menambah wawasan dan manfaat bagi kita semua. Terimakasih (Kang Ipang dan Team).
FAQ Seputar Ilmu Lintrik dan Kartu Ceki
Apa yang dimaksud dengan ilmu lintrik?
Ilmu lintrik adalah kepercayaan yang berkembang di masyarakat Jawa dan sering dikaitkan dengan pengasihan, pelet, serta penggunaan kartu ceki sebagai media ritual tertentu.
Apakah kartu lintrik sama dengan kartu ceki?
Ya. Dalam banyak daerah, kartu lintrik dikenal sebagai kartu ceki, yaitu kartu tradisional yang memiliki pengaruh budaya Tionghoa dan telah lama digunakan di Nusantara.
Dari mana asal-usul ilmu lintrik?
Asal-usul ilmu lintrik tidak diketahui secara pasti. Namun, banyak cerita rakyat menyebut bahwa praktik ini telah dikenal sejak masa kolonial Belanda dan berkembang di wilayah Jawa Timur.
Mengapa kartu ceki dianggap sakral oleh sebagian orang?
Dalam beberapa kepercayaan tradisional, kartu ceki dipercaya memiliki nilai spiritual setelah melalui ritual tertentu. Namun pandangan ini tidak berlaku bagi semua kalangan masyarakat.
Apakah kartu lintrik masih digunakan saat ini?
Kartu ceki masih ditemukan di beberapa daerah sebagai permainan tradisional dan bagian dari warisan budaya, meskipun penggunaannya semakin jarang dibandingkan masa lalu.
Posting Komentar untuk "Mengenal ilmu lintrik: jenis pelet yang sangat keras"