Legenda Mitos Ajian Jaran Goyang
LEGENDA DAN MITOS JARAN GOYANG
Legenda Asal Usul Jaran Goyang
Syahdan disuatu masa di tlatah Blambangan, hiduplah seorang Pangeran yang tampan yang banyak disukai dan dicintai para wanita. Tak terkecuali seorang putri yang mabuk kepayang kepada ketampanan si Pangeran. Karena inginnya si Putri mendapatkan cinta si Pangeran, maka pergilah dia ke seseorang sesepuh dan meminta pelet yang paling hebat dan belum pernah diciptakan. Setelah berhari2 mengeja wantah ilmu pelet ini pada suatu hari ilmu pelet ini jadi, maka datanglah sang Putri ketempat sesepuh dan membawa pelet ini. Namun ditengah jalan kampung si putri mendengar kabar bahwa sang Pangeran sudah menikah, karena merasa kecewa dan cemburu yang amat sangat karena usahanya sia2 maka dibuanglah pelet ini kerumput.
Tak jauh dari tempat siPutri membuang pelet tersebut, ada seekor kuda yang sedang makan rumput, dan pelet tersebut secara tidak sengaja termakan oleh kuda itu. Maka menjadi birahilah si kuda ini, dan si Putri pun di perkosa hingga meninggal dan si kuda tersebut pun tewas kelelahan. Oleh penduduk sekitar dimakamkanlah kedua makhluk ini, dan karena kuasaNya kedua makhluk yang dimakamkan tersebut berubah menjadi 2 buah keris pusaka yang ditengah2nya ada lubangnya. Maka dinamakanlah ilmu pelet tersebut "Jaran Goyang".
Demikian informasi yang saya dapat tentang asal muasal ilmu Jaran Goyang, kurang lebihnya mohon maaf dan untuk sesepuh yang telah berkenan berbagi terimakasih
Legenda Kisah Baridin

Sebuah kisah tentang dua anak manusia yang dibedakan oleh status ekonomi. Baridin putra dari Mbok Wangsih dilahirkan di keluarga yang miskin. Ratminah putri dari Bapak Dam terlahir di keluarga kaya. Pertemuan Baridin dan Suratminah menumbuhkan benih-benih cinta di hati baridin. Tapi sayang cinta bertepuk sebelah tangan, suratminah menolak cinta dan lamaran baridin. Bahkan Mbok Wangsih yang mengantarkan lamaran baridin dihina dan dicaci maki oleh Suratminah dan bapak Dam. Disinilah timbul dendam Baridin kepada suratminah atas kesombongan dan perilakunya kepada Ibunya, Mbok Wangsih.
Atas bantuan Gemblung dengan cara memberikan sebuah mantra kuno bernama “Ajian Jaran Goyang”, Baridin mengamalkan mantra tersebut demi balas dendamnya kepada suratminah. Sampai akhirnya Suratminah terkena rapalan mantra itu, bukan berbalik cinta kepada baridin, tapi suratminah menjadi gila oleh mantra itu sampai menemui ajalnya.
Bagaimana dengan baridin apakah dia puas dengan pembalasan dendamnya ? Baridin yang terbebani oleh dendam dan cinta kepada suratminah tidak kuat mengatasi kehebatan dari mantra jaran goyang, sehingga baridin ikut juga menemui ajalnya. Hingga saat ini baridin dan suratminah dimakamkan dalam satu liang lahat.
Kisah Dari Cirebon

Asal Usul
Alkisah seorang tukang rumput yang bekerja di rumah salah satu penguasa daerah di Jawa pada masa penjajahan Belanda. Tukang rumput ini adalah orang miskin yang rajin bekerja dan tidak pernah melakukan kejahatan apapun. Hingga suatu saat ia jatuh cinta pada puteri penguasa daerah tersebut. Dia berusaha menahan rasa cinta itu karena dia pikir cinta yang dirasa adalah sia-sia. Dia sangat menyadari siapa dia dan siapa orang yang dicintainya tersebut. Dia hanya melihat pujaan hatinya dari jauh dan mengkhayalkan ketika malam menjelang.
Suatu hari, saat dia tak lagi kuat menahan rasa cinta yang kian lama kian membara, akhirnya dia mengungkapkan perasaannya pada sang puteri. Sang puteri begitu terkejut dan sama sekali tidak menyangka tukang rumput yang selama ini dianggap rendah ternyata mengungkapkan cinta. Sang puteri marah besar dan dalam amarahnya, puteri itu mengumpat dan meludahi si tukang kebun. Respon puteri yang berlebihan dan sama sekali tidak diduga oleh si tukang kebun, membakar amarah dan dendam tukang kebun. Dia mengambil ludah sang puteri yang terlanjur jatuh ke tanah dan pikirannya yang telah dipengaruhi setan mengatakan bahwa dia harus membalas dendam atas semua perlakuan sang puteri padanya.
Kemarahan itu membuat tukang kebun berpuasa selama 40 hari. Dan tepat dihari ke-40 dengan bantuan setan, dia berhasil menciptakan mantra pelet jaran goyang. Sebuah mantra yang tercipta dari dendam, nafsu, dan amarah.
Keesokan harinya, tukang kebun itu menemui sang puteri dan membacakan mantra tersebut. Sang puteri langsung jatuh pingsan dan ketika tersadar, sang puteri berteriak-teriak histeris mencari tukang kebun tersebut. Sang puteri memohon-mohon untuk dinikahi. Namun, si tukang kebun terlanjur kesetanan, maka, seluruh perbuatan yang pernah dilakukan oleh sang puteri kini dibalas oleh tukang kebun.
Tak lama waktu berselang, akhirnya si tukang kebun meninggal dunia. Sang puteri tetap berada dalam kegilaannya yang tak kunjung terobati dan tak lama setelah si tukang kebun meninggal, sang puteri pun menyusul. Mereka dikebumikan berdampingan hingga saat ini.
Peringatan
bahwa siapa saja yang menggunakan mantra ini dengan tujuan untuk membalas dendam karena cinta yang tak tergapai, maka si pengguna akan bernasib sama seperti si tukang kebun dan sang puteri, yaitu gila hingga mati.
Sampai saat ini mantra ini masih dimiliki dan dipelajari oleh kalangan tertentu. Siapa pun yang menggunakan mantra ini, tentu dia telah bersekutu dengan setan dan bukan kebahagiaan yang akan diperoleh, tetapi sengsara seumur hidup hingga dibawa ke alam kubur.
Berpengalaman sejak tahun 2009, Kang Ipang telah membantu ratusan pasien dari berbagai kota seperti Bekasi, Depok, Bandung, Bogor, Depok, Tangerang, Karawang, hingga luar Jawa Barat.
Asal-Usul Spiritualitas: Pesanggrahan Tapak Tilas Ki Tholib
Perjalanan spiritual Kang Ipang berawal dari Pesanggrahan Tapak Tilas Ki Tholib di Pamijahan, sebuah tempat sakral yang dipercaya menyimpan energi spiritual tinggi. Dari sinilah Kang Ipang mengasah keilmuannya dalam dunia kebatinan, kejawen, buhun sunda dan paranormal ilmu hikmah.
Layanan Gemblengan Ilmu Hikmah di Bogor
Di kediamannya di Cibitung Kulon, Kang Ipang membuka pelatihan khusus ilmu hikmah bagi siapa pun yang ingin mempelajari keilmuan spiritual tingkat tinggi. Program gemblengan ini cocok untuk Anda yang ingin membuka cakrawala spiritual dan membangkitkan energi batin.
Spesialisasi Layanan Kang Ipang
Berikut adalah layanan spiritual yang tersedia:
- Ilmu Pelet, Pengasihan Ampuh – Untuk menarik simpati, cinta, dan keharmonisan hubungan.
- Pasang Susuk Berenergi Positif – Menambah daya tarik aura wajah dan karisma.
- Pelancar Rezeki dan Kekayaan Spiritual – Jalan batin untuk membuka peluang usaha dan kekayaan.
- Pembersihan Energi Negatif – Menghilangkan gangguan gaib atau aura buruk.
Mengapa Memilih Kang Ipang?
✅ Pengalaman lebih dari 15 tahun
✅ Aman, rahasia, dan profesional
✅ Konsultasi spiritual berbasis keilmuan hikmah, kejawen & buhun sunda
✅ Banyak testimoni pasien dari berbagai daerah
Kontak dan Konsultasi
Ingin konsultasi langsung? Hubungi Kang Ipang dan dapatkan arahan spiritual sesuai kebutuhan Anda. Lokasi praktik di Bogor sangat mudah dijangkau, dan jadwal fleksibel menyesuaikan kebutuhan pasien.
Pertanyaan Umum Seputar Ilmu Pelet
Apa itu ilmu pelet?
Ilmu pelet adalah cabang ilmu gaib yang dipercaya digunakan untuk mempengaruhi alam bawah sadar seseorang agar muncul rasa cinta atau kasih sayang.
Apa perbedaan pelet dan mahabbah?
Pelet bersifat cepat dan keras, sedangkan mahabbah lebih lembut, lambat, namun dipercaya memiliki efek lebih lama.
Apa tanda seseorang terkena pelet?
Beberapa tanda yang disebutkan antara lain sering gelisah, sulit tidur, emosional, sering teringat seseorang, dan perubahan perilaku.
Apa saja media yang digunakan dalam pelet?
Media yang disebutkan meliputi batu akik combong, jeruk purut, rambut, darah, kuku, ludah, hingga benda bertuah lainnya.
Apakah pelet bisa dilakukan jarak jauh?
Menurut kepercayaan tertentu, pelet jarak jauh bisa dilakukan dengan bantuan media seperti foto, nama ibu target, rambut, atau benda pribadi target.
FAQ Tentang Jaran Goyang
Apa itu Jaran Goyang?
Jaran Goyang adalah sebuah ajian atau mantra yang dikenal dalam cerita rakyat Jawa dan sering dikaitkan dengan ilmu pelet atau pengasihan.
Dari mana asal legenda Jaran Goyang?
Legenda Jaran Goyang dipercaya berasal dari daerah Blambangan dan berkembang melalui berbagai kisah rakyat di Jawa dan Cirebon.
Siapa tokoh Baridin dalam kisah Jaran Goyang?
Baridin adalah tokoh dalam legenda yang menggunakan Ajian Jaran Goyang karena sakit hati dan dendam cintanya kepada Suratminah.
Apa pesan moral dari legenda Jaran Goyang?
Pesan moralnya adalah bahaya dendam, obsesi cinta, dan penggunaan ilmu hitam yang dipercaya membawa kesengsaraan bagi pelakunya.
Mengapa kisah Jaran Goyang masih terkenal?
Karena cerita ini menjadi bagian dari budaya dan mitos masyarakat Jawa yang diwariskan secara turun-temurun hingga sekarang.
Posting Komentar untuk "Legenda Mitos Ajian Jaran Goyang"